Jayapura, Kabar Lapago– Pemuda Baptis Bersatu menggelar doa pemulihan pasca konflik Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2024. Doa pemulihan itu digelar di Tiom, Ibu Kota Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pengunungan, pada Selasa (7/1/2025).
Ketua Departemen Pemuda Baptis West Papua, Akia Wenda mengatakan Kebaktian Kebangunan Rohani atau (KKR) dan doa pemulihan pada Selasa merupakan langkah awal yang mereka lakukan untuk menyelesaikan konflik pilkada di Lanny Jaya. Konflik antar massa pendukung pasangan calon terjadi di Tiom pada Desember 2024, menyebabkan ratusan rumah dan honai dibakar, dan menimbulkan sejumlah korban jiwa di antara warga sipil maupun polisi
“Kami sebagai Pemuda Baptis bersatu melihat situasi yang terjadi pasca konflik Pilkada Serentak 2024. Kami bersatu melakukan doa pemulihan, karena Tiom adalah Kota Injil,” ujar Wenda.
Wenda mengatakan pada 12 Desember 2024 pecah konflik horisontal di antara massa pendukung pasangan calon yang saling menyerang dengan panah. Pemuda Baptis ingin semua warga Lanny Jaya kembali bersatu untuk memulihkan di Lanny Jaya dari dampak konflik horisontal itu.
“Kami, pemuda dari tempat ini, tanpa membedakan [preferensi politik kami], secara bersama-sama memuliakan Tuhan. Tidak ada tujuan untuk kepentingan lain, karena Lanny Jaya ini Kota Injil. Diperhadapkan dengan situasi begitu, kami generasi yang akan mewarisi Lanny Jaya. Harapan kami, [kehidupan di Lanny Jaya] akan terus berjalan sesuai petunjuk Tuhan,” ujarnya.
Sekretaris Departemen Pemuda Baptis Papua Dius Kogoya mengatakan doa pemulihan merupakan langkah awal Pemuda Baptis untuk meresolusi konflik pilkada di Lanny Jaya. Menurutnya, Pemuda Baptis juga akan menggelar pelayanan di sana.
“Kemarin [saat pilkada warga] sudah terpisah menjadi dua kubu. Kami dari pemuda [ingin] bersatu dan akan melakukan pelayanan, kami pemuda lihat bagaimana generasi muda ke depan,” ujarnya.
Kogoya mengatakan doa publihan itu diselenggarakan tanpa didorong oleh siapa-siapa. Ia menyatakan para Pemuda Baptis dari kedua kubu yang berseberangan tergerak hati oleh Roh Kudus untuk menggelar doa pemulihan. Kogoya menegaskan pihaknya berfokus kepada pelayanan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang menjadi terlantar di daerah tersebut.
“Ke depan, apa pun yang terjadi biarkan Roh Kudus yang bekerja. Kami pemuda hanya bersama-sama memuliakan Tuhan atas terjadinya beberapa persoalan itu. Ada rencana dan maksud Tuhan,” ujarnya. (*)
Sumber : https://jubi.id/polhukam/2025/pemuda-baptis-gelar-doa-pemulihan-pasca-konflik-pilkada-di-lanny-jaya/




